Ketua DPRD Kota Solok hadiri Ritual
Tolak Bala di Sawah Solok
Dengan telah
di mulainya musim tanam padi di hamparan sawah solok, masyarakat tani yang
tergabung di sawah solok Kecamatan Lubuk sikarah, menyelenggarakan kegiatan
ritual “Tolak Bala”, Kegiatan itu telah menjadi agenda setiap tahun.
Ritual tolak bala dengan cara mengumandangkan tahlil dan shalawat buat junjungan nabi Muhammad saw dipimpin dan dipandu oleh seorang ulama Kota Solok H. Rusli Khatib Sulaiman serta diikuti masyarakat yang tergabung dalam kelompok Tani Banda Tangah sawah Solok. kegiatan itu dilakukan dengan berjalan kaki menelusuri pematang sawah yang terhampar di sawah solok.ritual tolak bala bertujuan agar tanaman padi terhindar dari serangan hama dan penyakit sehingga hasil panen berlimpah.
Ritual tolak bala yang berlangsung di hamparan sawah solok, Rabu (25/2), itu mendapat perhatian Ketua DPRD Kota Solok Yutris Can, SE.
Pada kesempatan itu Ketua DPRD Kota Solok Yutris Can, SE mengungkapkan bahwa
kegiatan tolak bala di hamparan sawah Solok merupakan kegiatan rutin yang di lakukan setiap tahunnya, kegiatan ritual tolak bala di harapkan menjadi agenda tahunan dan sudah menjadi tradisi setiap di mulainya musim tanam.selain itu Yutris Can, SE yang sekaligus menjadi Ketua P3A ( Pemberdayaan Petani Pemakai Air ) Sawah Solok, menambahkan kegiatan ritual tolak bala merupakan salah satu bukti kepedulian pemerintah daerah untuk mempertahankan tradisi daerah yang telah di warisi secara turun temurun.
Turut hadir pada acara ritual tolak bala yaitu, Ketua
DPRD Kota Solok Yutris Can, SE, Ketua LKAAM Kota Solok H. Rusli Khatib
Sulaiman, Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kota Solok yang di wakili
oleh Hermanto, Lurah IX Korong, Lurah Sinapa Piliang, Lurah Tanah Garam, serta
anggota kelompok Tani dan P3A Banda Tangah dan Bareh Solok dan masyarakat. Ritual tolak bala dengan cara mengumandangkan tahlil dan shalawat buat junjungan nabi Muhammad saw dipimpin dan dipandu oleh seorang ulama Kota Solok H. Rusli Khatib Sulaiman serta diikuti masyarakat yang tergabung dalam kelompok Tani Banda Tangah sawah Solok. kegiatan itu dilakukan dengan berjalan kaki menelusuri pematang sawah yang terhampar di sawah solok.ritual tolak bala bertujuan agar tanaman padi terhindar dari serangan hama dan penyakit sehingga hasil panen berlimpah.
Ritual tolak bala yang berlangsung di hamparan sawah solok, Rabu (25/2), itu mendapat perhatian Ketua DPRD Kota Solok Yutris Can, SE.
Pada kesempatan itu Ketua DPRD Kota Solok Yutris Can, SE mengungkapkan bahwa
kegiatan tolak bala di hamparan sawah Solok merupakan kegiatan rutin yang di lakukan setiap tahunnya, kegiatan ritual tolak bala di harapkan menjadi agenda tahunan dan sudah menjadi tradisi setiap di mulainya musim tanam.selain itu Yutris Can, SE yang sekaligus menjadi Ketua P3A ( Pemberdayaan Petani Pemakai Air ) Sawah Solok, menambahkan kegiatan ritual tolak bala merupakan salah satu bukti kepedulian pemerintah daerah untuk mempertahankan tradisi daerah yang telah di warisi secara turun temurun.